Tanah warisan dijual, ahli waris gugat penerima kuasa konversi yang semula dipercaya urus sertifikat

Seorang penggugat, H Nor Muhammad Dasuki melakukan gugatan terhadap tergugat I Indrayati Sumartono warga Gamping Sleman ke Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

Baca juga : Ketua DPD KAI DIY serahkan SK kepada Ketua DPC KAI Sleman

Gugatan dilakukan setelah tergugat melakukan perbuatan melawan hukum dengan menjual tanah tanpa izin penggugat atau ahli waris lainnya.

Selain itu penggugat juga menggugat dan tergugat II Wiwik Isaharyati warga Magelang Jawa Tengah sebagai pembeli tanah warisan.

“Setelah mediasi gagal penggugat diberikan kesempatan membacakan gugatannya,” ujar kuasa hukum penggugat, Heru Lestarianto SH MH dan Dewi S Al Alawiyah SSy MH dkk kepada wartawan, Selasa (2/8/2022).

Dalam gugatan yang diajukan, diketahui penggugat merupakan salah satu dari 8 ahli waris almarhum Hj Abdul Rasyad yang memiliki tanah dengan Letter C Nomor : 184/Kledokan Caturtunggal Depok Slemania seluas 2.548 m2.

Sebelumnya penggugat dan ahli waris lainnya memberikan kuasa kepada tergugat I untuk melakukan konversi menjadi sertifikat.

Namun ternyata diganti dengan kuasa menjual dihadapan notaris di Jalan Colombo Depok Sleman pada Mei 2001 sebagai turut tergugat I.

(Artikel ini telah dimuat di www.harianmerapi.com |Selasa, 2 Agustus 2022 | 22:30 WIB| foto by Yusron Mustaqim HM)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.